Halaman

Tampilkan postingan dengan label Life Skill. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Life Skill. Tampilkan semua postingan
Formulir Pendaftaran
Pelatihan Servis Lampu Gratis

Nama Lengkap   :.....................................................................................................................
Panggilan            :......................................................................................................................
TTL                           :......................................................................................................................
Agama                 :......................................................................................................................                       
No. HP                 :......................................................................................................................                 
Alamat                :.......................................................................................................................  

Aktivitas sekarang*  :  1.Sekolah                  2.Bekerja           3.Belum Bekerja
Status perkawinan*  :  1.Belum Menikah   2.Menikah          3.Pernah Menikah

Apa alasan anda mengikuti pelatihan ini? :......................................................................................................................................

Apakah anda bersedia mengajarkan kepada orang lain secara Gratis apabila sudah bisa? :.......................................................................................................................................

Organisasi yang pernah anda ikuti :

No.
Nama Organisasi
Posisi
Tugas












Waktu pelatihan setiap jam 19.30 – 21.00 WIB untuk hari pilihlah sesuai waktu longgar anda.
Pilihan Hari*   1.Selasa            2.Jum’at

NB:
Formulir diserahkan ke Toko Alat Listrik SUGENG, buka jam 06.00-21.00 sebelum tanggal 19 Maret 2016
Pengumuman lolos seleksi tanggal 20 Maret 2016 lewat SMS atau lihat di www.hidrargiri.blogspot.com
Pelatihan Perdana dilaksanakan hari Selasa 22 Maret 2016 jam 19.30-21.00 di Toko Alat Listrik SUGENG.

*Lingkari yang dipilih

                                                                                                                 Kartasura,...................................



                                                                                                                                                         (........................................................)







Pelatihan Servis Lampu GRATIS

Pelatihan Servis Lampu
GRATISS..!!!


Bagi anda yang tertarik.., penasaran.., atau bahkan pengen bisa perbaiki Lampu (Lampu Jari, Spiral, LED, dll). Maka luangkan waktu anda sejenak 
untuk ikut Pelatihan Servis Lampu dijamin Tidak Sulit !!! 
dan InsyaAllah Bisa !!!

                                                 LED         SPIRAL           JARI



Pelatihan Servis Lampu akan dilaksanakan pada:
Hari                : Selasa - Jum’at
Waktu            : 19.30 – 21.00
Tempat          : Toko Alat Listrik "SUGENG"
                         Sraten Rt.01/13 Pucangan, Kartasura
Pelatihan perdana dimulai tanggal 23 Maret 2016
Silakan daftarkan diri anda... Formulir pendaftaran 
bisa diambil langsung di Toko Alat Listrik SUGENG 
jam buka 06.00-21.00 atau bisa diunduh 
di www.hidrargiri.blogspot.com


9 Kearifan Pemimpin Sejati


1. Bersedia memperbaiki diri terus menerus.
2. Bersedia belajar dan menimba ilmu dari setiap orang yang ditemui.
3. Tidak kikir berbagi ilmu dan pengalaman kepada orang lain
4. Bersedia terbuka terhadap metode dan pendekatan baru
5. Kepemimpinan harus dimulai dari unit paling kecil yaitu Keluarga, tidak ada kepemipinan yang instan.
6. Memiliki kesabaran tinggi, berani mengambil keputusan, dan bersikap tegas.
7. Mampu menangkap peluang, membina hubungan dan membangun jaringan.
8. Memberikan kembali keberhasilan yang telah diperoleh kepada masyarakat.
9. Yang paling penting Memiliki IMAN.

Teknik Public Speaking "Retorika Dakwah"

Retorika (rethoric) secara harfiyah artinya berpidato atau kepandaian berbicara. Kini lebih dikenal dengan nama Public Speaking. Dewasa ini retorika cenderung dipahami sebagai “omong kosong” atau “permainan kata-kata” (“words games”), juga bermakna propaganda (memengaruhi atau mengendalikan pemikiran-perilaku orang lain).

Teknik propaganda “Words Games” terdiri dari Name Calling (pemberian julukan buruk, labelling theory), Glittering Generalities (kebalikan dari name calling, yakni penjulukan dengan label asosiatif bercitra baik), dan Eufemism (penghalusan kata untuk menghindari kesan buruk atau menyembunyikan fakta sesungguhnya).

Gaya Bahasa Retorika
1. Metafora (menerangkan sesuatu yang sebelumnya tidak dikenal dengan mengidentifikasikannya dengan sesuatu yang dapat disadari secara langsung, jelas dan dikenal, tamsil);
2. Monopoli Semantik (penafsir tunggal yang memaksakan kehendak atas teks yang multi-interpretatif);
3. Fantasy Themes (tema-tema yang dimunculkan oleh penggunaan kata/istilah bisa memukau khalayak);
4. Labelling (penjulukan, audiens diarahkan untuk menyalahkan orang lain),
5. Kreasi Citra (mencitrakan positif pada satu pihak, biasanya si subjek yang berbicara);
6. Kata Topeng (kosakata untuk mengaburkan makna harfiahnya/realitas sesungguhnya);
7. Kategorisasi (menyudutkan pihak lain atau skenario menghadapi musuh yang terlalu kuat, dengan memecah-belah kelompok lawan);
8. Gobbledygook (menggunakan kata berbelit-belit, abstrak dan tidak secara langsung menunjuk kepada tema, jawaban normatif-diplomatis);
9. Apostrof (pengalihan amanat dengan menggunakan proses/kondisi/pihak lain yang tidak hadir sebagai kambing hitam yang bertanggung jawab kepada suatu masalah).

Retorika Dakwah
Retorika Dakwah dapat dimaknai sebagai pidato atau ceramah yang berisikan pesan dakwah, yakni ajakan ke jalan Tuhan (sabili rabbi) mengacu pada pengertian dakwah dalam QS. An-Nahl:125:

“Serulah oleh kalian (umat manusia) ke jalan Tuhanmu dengan hikmah, nasihat yang baik, dan berdebatlah dengan mereka secara baik-baik…”

Ayat tersebut juga merupakan acuan bagi pelaksanaan retorika dakwah. Menurut Syaikh Muhammad Abduh, ayat tersebut menunjukkan, dalam garis besarnya, umat yang dihadapi seorang da’i (objek dakwah) dapat dibagi atas tiga golongan, yang masing-masingnya dihadapi dengan cara yang berbeda-beda sesuai hadits: “Berbicaralah kepada manusia sesuai dengan kadar (takaran kemampuan) akal mereka”.

a. Ada golongan cerdik-cendekiawan yang cinta kebenaran, berpikir kritis, dan cepat tanggap. Mereka ini harus dihadapi dengan hikmah, yakni dengan alasan-alasan, dalil dan hujjah yang dapat diterima oleh kekuatan akan mereka.

b. Ada golongan awam, orang kebanyakan yang belum dapat berpikir kritis dan mendalam, belum dapat menangkap pengertian tinggi-tinggi. Mereka ini dipanggil dengan mau’idzatul hasanah, dengan ajaran dan didikan, yang baik-baik, dengan ajaran-ajaran yang mudah dipahami.

c. Ada golongan yang tingkat kecerdasannya diantara kedua golongan tersebut. Mereka ini dipanggil dengan mujadalah billati hiya ahsan, yakni dengan bertukar pikiran, guna mendorong supaya berpikir secara sehat.

Retorika Islam
Retorika dakwah sendiri berarti berbicara soal ajaran Islam. Dalam hal ini, Dr. Yusuf Al-Qaradhawi dalam bukunya, Retorika Islam (Khalifa, 2004), menyebutkan prinsip-prinsip retorika Islam sebagai berikut:
1. Dakwah Islam adalah kewajiban setiap Muslim.
2. Dakwah Rabbaniyah ke Jalan Allah.
3. Mengajak manusia dengan cara hikmah dan pelajaran yang baik.
4. Cara hikmah a.l. berbicara kepada seseorang sesuai dengan bahasanya, ramah, memperhatikan tingkatan pekerjaan dan kedudukan, serta gerakan bertahap.

Secara ideal, masih menurut Dr. Yusuf Al-Qaradhawi, karakteristik retorika Islam a.l.
1. Menyeru kepada spiritual dan tidak meremehkan material.
2. Memikat dengan Idealisme dan Mempedulikan Realita.
3. Mengajak pada keseriusan dan konsistensi, dan tidak melupakan istirahat dan berhibur.
4. Berorientasi futuristik dan tidak memungkiri masa lalu.
5. Memudahkan dalam berfatwa dan menggembirakan dalam berdakwah.
6. Menolak aksi teror yang terlarang dan mendukung jihad yang disyariatkan.

Referensi : www.romeltea.com,“Lincah Menulis Pandai Bicara”, terbitan Nuansa Bandung & dari berbagai sumber.